Anggaran Dasar
BADAN KERJA  SAMA  KELUARGA  KATHOLIK  INDONESIA ( BKS-KKI ) NEDERLAND  dan  BELGIA

Pasal 1. Umum
Penjabaran tugas pengurus BKS-KKI disusun berdasarkan peraturan rumah tangga BKS-KKI yang telah ditetapkan dan ditandatangani oleh pengurus BKS-KKI pada tanggal
16 April 2005 dan diperbaharui pada tanggal 29 September 2012.

Pasal 2. Nama dan Ketentuan

  • Organisasi ini bernama: Badan Kerja Sama KKI Nederland-Belgia singkatannya adalah BKS-KKI NL-BE.
  • Organisasi ini berdiri pada tanggal 5 Juli 2003.

Pasal 3. Tujuan

  • BKS-KKI adalah penghubung untuk seluruh KKI yang berada di Belanda dan Belgiia.
  • BKS-KKI juga merupakan pusat sarana komunikasi dan informasi antar instansi.
  • BKS-KKI memberi semangat kesatuan dan gotong-royong antar anggotanya.

Pasal 4. Kepengurusan BKS-KKI

  • Pengurus BKS-KKI terdiri dari:
    Ketua, Sekretaris 1, Sekretaris 2, Bendahara dan Pastor Moderator.
  • Ketua BKS dipilih dari salah satu ketua atau pengurus dari KKI.
  • Masa bakti kepengurusan adalah dua tahun, setiap dua tahun diadakan pemilihan
    pengurus BKS-KKI .
  • Jika ketua BKS yang bersangkutan berakhir masa jabatannya didalam KKI-nya sendiri, maka ia akan tetap menjalankan tugasnya sampai ada pemilihan ketua BKS yang baru.

Pasal 5. Kewajiban pengurus BKS-KKI : 

  • Bersedia bekerja atas dasar sukarela namun dengan penuh tanggung jawab dan saling tolong menolong.
  • Bersedia mengunjungi dan mendekati KKI sebagai anggota secara kekeluargaan.
  • Mampu bekerja sama secara kolektif dalam organisasi dan bersedia meluangkan waktu untuk aktif dalam tugas organisasi.

Pasal 6 Tugas Pokok Pengurus BKS-KKI Nederland - Belgia

  • Membantu segala kegiatan-kegiatan dari keseluruhan KKI Belanda dan Belgia.
  • Menyelenggarakan rapat BKS-KKI 4 kali setahun dan dihadiri oleh seluruh ketua KKI atau pengurus KKI-Belanda-Belgia.
  • Mengunjungi KKI dalam rangka mempererat kerjasama dan komunikasi antar KKI di Belanda dan Belgia.
  • Mengkoordinir berbagai kegiatan rohani yang melingkup semua KKI di Belanda dan Belgia.
  • Memberikan arahan, nasihat dan pendampingan terhadap kegiatan-kegiatan ibadah seperti perayaan Paskah bersama, perayaan Natal (bekerjasama dengan BKUKIN), Api Iman, ziarah-ziarah dan kegiatan-kegiatan rohani lainnya.
  • Menyebarkan pengumuman dan jadwal kegiatan-kegiatan rohani dari setiap KKI di Belanda dan Belgia.
  • Menyelesaikan secara bijaksana perselisihan yang terjadi dikalangan pengurus KKI di Belanda dan Belgia.

Pasal 6.1 Tugas dan Fungsi Ketua, Sekretaris dan Bendahara :

Ketua

  • Mengurus dan membimbing rapat, jika perlu ketua bisa meminta salah satu ketua KKI yang hadir didalam rapat untuk memimpin rapat pada saat itu.
  • Jika ada perselisian pendapat didalam rapat, ketua akan mengambil keputusan yang bijaksana.
  • Ketua berwenang mengambil alih tugas dari pengurus yang absen didalam rapat.
  • Bersama dengan pengurus BKS-KKI mengadakan kunjungan kepada KKI yang lain.

Sekretaris

  • Membuat usulan agenda dan risalah rapat.
  • Mengundang rapat kepada seluruh ketua KKI di Belanda dan Belgia.
  • Memberikan informasi kepada setiap KKI di Belanda dan Belgia untuk kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan BK-UKIN (Badan Kerjasama Umat Kristiani Indonesia Nederland).
  • Menghadiri acara rapat BK-UKIN dan KBRI.

Bendahara

  • Mengurus pembukuan Kas dan Bank.
  • Penerimaan dan pengeluaran uang kas/bank BKS-KKI.
  • Menagih iuran dari semua KKI yang menjadi anggota dari BKS-KKI.
  • Melaporkan saldo kas dan bank BKS-KKI didalam rapat.

Pasal 7. Anggota BKS-KKI :

  • Anggota BKS-KKI terdiri dari seluruh KKI yang berada di Belanda dan Belgia yang telah terdaftar dalam BKS-KKI Nederland-Belgia.

Pasal 8. Iuran :

  • Setiap anggota KKI wajib membayar iuran tahunan sebanyak 30,- euro dalam setahun, dan disetorkan ke nomor rekening ING Bank: 4263119 t.n.v. BKS-KKI Nederland.
  • Apabila terjadi penggantian pengurus baru, maka penyetoran diberikan kepada alamat bendahara yang baru

Pasal 9. Wewenang dan kewajiban anggota BKS-KKI :

  • Membayar iuran tahunan kepada bendahara BKS-KKI, sebanyak 30,- euro setahun.
  • Wajib mengutus perwakilannya untuk menghadiri rapat BKS-KKI yang telah ditentukan.
  • Apabila ketua KKI berhalangan dia boleh mengirim utusannya (wakil ketua atau salah satu dari pengurus KKI tersebut).
  • Ketua KKI boleh mengajak anggota badan pengurusnya untuk turut didalam rapat BKS-KKI.
  • Setiap KKI yang terdaftar didalam BKS-KKI ini tetap mempunyai wewenang autonom dalam arti, setiap KKI berwenang menentukan kegiatan masing-masing tanpa menghalangi kegiatan bersama yang sudah ditentukan didalam Anggaran Rumah Tangga BKS-KKI.
  • Setiap anggota BKS-KKI dapat menyampaikan usulan, saran didalam rapat kepengurusan.

Pasal 10. Berakhirnya keanggotaan BKS-KKI :

  • Atas permintaan sendiri dari pengurus KKI yang bersangkutan dan didukung oleh dua pertiga dari umatnya.

Pasal 11 . Kegiatan-kegiatan bersama BKS-KKI :

  1. Perayaan Paskah bersama setiap tahun pada bulan Maret-April.
  2. Menyelenggarakan Api Iman setahun sekali pada bulan Oktober.
  3. Mengadakan Rekoleksi setahun sekali pada bulan Februari-Maret.
  4. Retret dua tahun sekali.
  5. Menyelenggarakan Misa Orang Muda Katolik (Mahasiswa dan Keluarga Muda).
  6. Ziarah Lourdes yang diadakan setiap tahun.
  7. Ziarah Fatimah, Ziarah Medjugorje dan ziarah-ziarah lainnya.
  8. Berpartisipasi dalam Kegiatan BK-UKIN (seperti Natal bersama dll.) dan ditentukan yang menyelenggarakan.
  9. Mengupayakan website BKS-KKI.

Pasal 11.1 Perayaan Paskah bersama :

  • Perayaan Paskah bersama ditentukan dalam rapat BKS dan diselenggarakan secara bergantian.

Pasal 11.2 Api Iman :

  • Dilakukan setiap tahun pada bulan Oktober.
  • Pelaksanaannya dilakukan oleh salah satu KKI setempat secara bergantian.
  • KKI setempat menjadi tuan rumah.

Pasal 11.3 Rekoleksi :

  • Dilakukan setahun sekali oleh KKI setempat secara bergantian.

Pasal 11.4 Retret dua tahun sekali :

  • Dilaksanakan oleh salah satu KKI setempat secara bergantian.

Pasal 11.5. Acara Misa Orang Muda Katolik (OMK) :

  • Berupa perayaan Misa bersama dan tatap muka.

Pasal 11.6 Ziarah Lourdes :

  • Diadakan setiap tahun.

Pasal 11.7 Ziarah Fatima, Ziarah Medjugorje dan ziarah-ziarah lain :

Pasal 11.8 Kegiatan BK-UKIN :

Pasal 11.9 Pembuatan Website BKS-KKI :

Pasal 12. Tata kerja BKS-KKI.

  • Rapat BKS-KKI diadakan setiap tiga bulan sekali, yang dipimpin oleh ketua BKS-KKI atau ketua/pengurus dari KKI lain yang ditunjuk ketua BKS-KKI.
  • Rapat dihadiri oleh semua anggota BKS-KKI, yaitu para ketua/wakil ketua atau salah satu pengurus KKI-nya.
  • Para anggota BKS-KKI melaporkan kegiatan-kegiatan dari KKI-nya masing-masing.
  • Ketua bersama pengurus BKS-KKI mengadakan kunjungan kepada anggota dan yang bukan anggota dari BKS-KKI demi mempererat persaudaraan dan saling tukar-menukar informasi.
  • Ketua bersama dengan anggota KKI menetapkan tata kerja BKS-KKI jika ada kekurangan didalam organisasinya.
  • Masa bakti pengurus BKS-KKI adalah dua tahun dan dapat sekali lagi untuk periode dua tahun.

Pasal 12.1 Agenda & Jadwal:
Agenda tetap.

  • Laporan kegiatan setiap KKI.
  • Laporan penyelenggara pasal 11.1 s/d pasal 11.9.

Jadwal.
Januari, fokus pada:
11.1 Paskah bersama, laporan persiapan.
11.2 Api Iman, evaluasi.
11.3 Rekoleksi (pra-Paskah), laporan persiapan.
11.4 Retret 2 tahun sekali, laporan persiapan.
11.6 Ziarah Lourdes, laporan persiapan.

Februari/Maret, fokus pada Paskah Bersama.

Juni, fokus pada:
11.1 Paskah Bersama, laporan evaluasi, keuangan.
11.3 Rekoleksi, laporan evaluasi, keuangan.
11.4 Retret 2 tahun sekali, laporan evaluasi, keuangan.
11.5 Orang muda Katolik, laporan.
11.6 Ziarah Lourdes, laporan evaluasi, keuangan.

September, fokus pada:
11.2 Api Iman, laporan pelaksanaan bulan Oktober.
11.6 Ziarah Lourdes, laporan persiapan tahun berikut.
11.9 Website, laporan persiapan.

Pasal 13. Wewenang dan Kewajiban rapat BKS-KKI :

  • Rapat BKS-KKI berwenang mengajukan usul-usul tertentu sehubungan dengan kegiatan-kegiatan bersama.
  • KKI wajib melaporkan semua Kegiatan-Kegiatan Bersama KKI di Belanda-Belgia seperti yang tercantum dalam pasal 11.
  • Rapat BKS-KKI wajib membantu mensukseskan Kegiatan-Kegiatan Bersama seperti yang tercantum dalam pasal 11.

Penjabaran Tugas Pengurus BKS untuk Belanda dan Belgia, telah disahkan didalam rapat bersama BKS-KKI pada tanggal 29 September 2012 pukul 14.05.